Birahi di dalam Mobil
Cerita Dewasa Ā· 18+
Tak bias terbayangkan kejadian ini terjadi karena nafsu yang tidak bias dikendalikan, yaitu aku ngentot dengan sopir pribadiku namanya pak Lintang dia sudah lama ikut dengan kami saat sore hari aku minta tolong pada pak lintang mengantarku ke notaries karena ada tugas yang harus aku selesaikan, saat diantarnya aku duduk di belakang sambil mengamati tubuh pak Lintang,
Ternyata OK juga tubuhnya dia kekar lumayan cakep piikiran kotorku sempat hinggap di otakku.
āpak Lintangā¦dah berapa lama sih menikah kok belum punya anakā pancingku
ā 16 tahun Buā jawab nya singkat
āKok lom punya anakā¦pasti Pak Lintang kurang genjotan nyaā kataku mulai menjurus
āSiapa bilang buā¦orang saya paling jago di ranjangā¦istri saya saja kadang minta ampun nangis nangisā jawab nya
Aku dan pak Lintang memang dari dulu suka bicara blak blakan tapi baru kali ini menjurus ke sola ranjang.
āAahhā¦G percaya aku pakā jawabku
āApa ibu mau saya keloninā¦biar percayaā jawab nya sambil masih menyetir mobil.
Pikiranku semkain tidak menentun membayangkan tangan tangan Pak Lintang menyusuri tiap inchi kulit tubuhku.
āNggak ah pak laki laki mah besar di mulut doankā¦kek tamu tak di undangā¦belum juga di suruh masuk udah keluar duluanā jawab ku sedikit menantang.
āBuā¦andai saja Ibu bukan majikan saya, dah dari dulu ibu saya perkosaā jawab nya mengaget kan aku.
Sepulang dari kantor notaris pikiranku masih saja memikirkan kata kata pak Lintang
ingin rasanya menikmatin benjolan di balik seleting celana itu.
āPak, tolong belikan ini yaā¦pake uang bapak dulu deh nanti aku gantiā kataku sambil menyerahkan secarik kertas yang sebenar nya bukan lah catatan belanja melain kan tulisanku menantang dia.
ā PAKā¦AKU TUNGGU SAMPAI DIMANA KAMU BERANI SAMA AKUā¦.KALO MEMANG JANTAN BUKTIKANā
tulisku di kertas itu.
Aku menuju meja makan setelah memberikan note kecil pada pak Lintang, aku duduk di meja makan, yang arah nya membelakangi ruang tamu.
Rumah ku selalu rame maklum keponakan dan orang tuaku juga tinggal denganku. Tiba tiba saja aku merasakan tangan kekar mencengkeram susuku, meremas nya dengan gemas nya, dan nafas memburu terdengar jelas di telingaku.
āAaahhhhā¦kamu mau aku entot dimanaā¦katakanā¦hhhhmmmmmā¦.ā katanya sambil terus melumat kupingku dan meremas remas payudaraku yang montok .
āSsshhhhā¦..aaahhhh pakā¦terusin pakā¦.nikmat sekaliā jawabku sambil mulai meraih bibir nya, aku semakin bernafsu ketika tangan pak Lintang turun keselakanganku. aku semain gila menerima rangsangan itu.
āOoohhhhā¦.hhhhmmmmā¦.terusin pakā¦.ayo pak terusinā ketika tiba tiba aku merasa remasan remasan dia mengendor bersamaan lenyap nya dia dari belakangku. Aku kecewa bukan kepalang, aku masuk kamar dan menutup pintu.
Keesok hari nya aku sengaja nggak ngomong apa apa ke pak Lintang , aku masih marah akibat semalem. dalam perjalanan ke kantor ku aku hanya membisu.
ā maafin aku bu, habis situasi nya seperti ituā tiba tiba dia membuka pembicaraan.
ā sudah lah pak, kalo memang nggak bisa muasin orang nggak usah banyak bicaraā jawabku ketus
Tapi tiba tiba laju mobil memutar ke arah menjauh dariarah ke kantorku, menuju pinggiran kota.
ā mau kemana sih pak, aku bisa telat loh ā protesku.
Mobil terus melaju cepat menuju arah utara mendekati area pantai. sepuluh menit kemudian pak Lintang membelok kan mobil menuju sebuah Hotel. dalam hati aku tersenyum sendiri.
Setelah pesan kamar Pak Lintang membawa mobil masuk kedalam, dan parkir di depan salah satu kamar. Hotel ini memang bagus karena memiliki kamar sweet yang indah dengan harga yang tak seberapa mahal.
Pak Lintang membuka pintu mobil, aku pura pura diam tak menghiraukan dia. Lalu pak Lintang menarik tanganku masuk ke kamar hotel. sesampai nya di kamar belum sempat aku berbicara, pak Lintang telah memelukku erat dan menciumiku dengan penuh nafsu.
āAaahhhā¦pakā¦.ooohhhhā¦ā desah ku sambil membalas kecupan kecupan nya, lidah pakLintang bermain main di rongga mulutku.
āSekarang kau boleh minta apapun yang kamu mau, aaaaahhhā¦aku sudah lama ingin mencumbu muā kata pak Lintang di sela sela ciuman nya.
Tangan pak Lintang dengan kasar meremas kedua bukit kembarku, remasan yang kasar semakin membuat aku gila, tubuhku meliuk bagai kan penari yang gemulai.
Tangan pak Lintang mulai turun menyusuri berut ku ā¦meraba pantat ku yang padat berisi.
āBuā¦.aaaahhhā¦aku sudah lama menanti saat saat seperti iniā¦ssshhhā¦.aaahhhhā¦.aku akan puas kan kamu ā
Ceracau pak Lintang sambil etrus menciumiku. ciuman itu turun ke bagian dadaku, sementara tangan kanan pak Lintang mulai menyelinap di balik rok spanku.
āOoohhhā¦.pak ā¦ssshhhhā¦terus pak..puas kan aku hari iniā ceracauku
āHari ini aku milik mu pakā¦aaahhhā¦.terus pakā¦terusā¦ā kata kata yang tak terkontrol keluar begitu saja.
Pak Lintang membuka satu persatu kemeja kerja ku, dan melepas rokku dan melempar nya begitu saja. aku di dorong nya ke dinding. masih dengan beringas nya pak Lintang menciumi, menciumi payudaraku, yang masih terbungkus bra, aku mengeliat geliat tak karuan.
āBuā¦kamu begitu cantik, tubuh mu begitu indahā¦aku ingin menikmati tubuh indah mu iniā celoteh pakLintang, sambil tangan nya membuka pengait braku, seketika itu payudaraku yang montok menjadi sasaran lidah pak Lintang.
āTerus pakā¦isep pakā¦isep terusā¦gigitā¦gigit puting nya pakā cercau ku
āOOohhhā¦indah nyaā¦.aaahhhā¦nikmat nya susu kamu buā
āAyo pak ā¦cepet pak nikmatin tubuhku iniā¦isep susuku yang montok iniā
āAahhhkkā¦.oooohhhhā¦.ā aku memekik ketika pak Lintang tiba tiba sajamenyentuh bagian yang paling sensitif itu.
Tangan pak Lintang mengelus elus memekku yang sudah basah.
āPakā¦terus ..aaahhhā¦masukin jari nya pak ..ayo pak..ā aku memohon padanya
Pak Lintang jongko di depanku, menarik pahaku kananku dan menaruh nya di pundak nya, kemudian pak Lintang menjilati memekku dengan rakus nya.
āOoohhhā¦pakā¦oh yahā¦ahhhhā¦terus pakā¦terus pak masukin lidah nya yang dalam pakā
āHhmmmā¦.enak nya memek mu Buā¦ahhhā¦ini itil nya ya buā¦aku isepin ya sayangā kata pak Lintang.
āIya pakā¦isep pak..isep pakā¦terus pak ā
āOoohhhhhhā¦ā¦ā¦.aaaaaahhhhhhhā¦.aaaaahhhā¦.ahhhhā¦pak akuā¦akuā¦oohhā¦paaaak ..akuā¦ā dengan menghentak hentak kan pinggulku tanganku menekan kua kuat kepala pak Lintang, tubuhku kejang kakiku gemetar, bagaikan mengeluarkan bongkahan batu yang teramat berat dri dalam rahimku.
Aku mencapai orgasm yang pertama, kaki ku masih gemetar, pak Lintang tau aku tak bisa berdiri, dia membopongku keranjang. cerita sopir dan pembantu serta majikan bisa anda simak lainya di ceritadewasa17tahun.info Kemudian dia menelpon room service memesan juice oranges kesukaanku.
Pak Lintang kembali menciumiku, melumat bibirku,kembali aku di permainkan nafsuku,kali ini aku lebih agresif, kubalas ciuman pak Lintang dan tanganku mengelus pundak pak Lintang.
Ciumanku merambat ketelinga pak Lintang, kusapu habis telinga pak Lintang dengan lidah ku, kemudian ciumanku turun ke leher pak Lintang. Pak Lintang mendesah.
āAaahhā¦terusin sayang ciumi aku sampai kau puasā ceracau nya
Tangan pak Lintang mempermainkan payudaraku, meremas dan memilin putingnya yang mulai mengeras.
Tanganku mulai pindah ke ikat pinggang pak Lintang, segera saja aku buka ikan pinggang itu dan menurun kan celana panjang pak Lintang. terlihat jelas benjolan di balik celana dalam itu.
Aku berjongkong di depan pak Lintang, perlahan ku turun kan celana dalam itu danā¦.wow besar nya, gumam ku.aku mengulum batang pak Lintang yang keras bak gada besi.
āOoohhhhā¦.terus isep sayangā¦yah ā¦yahā¦ohhhā¦aaahhhh ā pak Lintang mengerang
āAaaahhhā¦..terus sayang kulum habis kontol kuā¦aaahhhh ā
Aku mengulum terus memain kan lidah ku di ujung nya yang merah mengkilat, dan menusuk nusuk kan lidah ku ke lubang yang imut itu.
āEeemmmmā¦.pak ā¦aaahhh kontol bapak nyumi sekaliā desahku, sambil terus mengocok batang pak Lintang dengan bibirku, ku isep dan ku mainkan buah pelir yang menggelantung itu.
āAaaahhhhā¦..aaahhhhā¦.ā pak Lintang mendesah desah ketika aku menghisap buah peler nya.
Pak Lintang menarik bahuku, dan mendorong tubuhku ke ranjang, aku telungkup di ranjang , dengan posisi setengah badan di ranjang dan kaki ku menjuntai ke lantai.
Pak Lintang menarik ke duah kakiku agar melebar pak Lintang kemudian sedikit menurun kan badan nya, memukul mukul kan batang itu ke bongkohan pantat ku.
āAaahhhā¦pak ā¦.ayo pak ā¦aku sudah tidak tahan jangan permain kan aku pakā kata ku menghiba.
Pak Lintang membalik kan badanku , kemudian pak Lintang mennusuk kan gada yang merah itu ke lubang vaginaku.
āAaahhhkkkkā¦.pak sakit pakā¦sakitā¦ā teriak ku saat kontol bear tu mencoba menyeruak masuk, aku mendorong kaki pak Lintang dengan kaki ku agar menjauh.
Pak Lintang lalu jongkok di depan vaginaku, dan menyapu bibir vagina itu dengan lidah nya.
āAaahhhā¦pak ā¦oooohhhhā¦.terus pakā¦terusin pakā¦ā
āAku masukin lagi ya sayangā kata pak Lintang
Aku tidak menjawab aku hanya menanti batang itu masuk ke memekku yang sudah lapar dan haus akan kenikmatan itu.
āAaaahhhhkkkkā¦.pelan pelan pakā¦ouchā¦sakit pakā¦sakitā¦ā rintihku
Pak Lintang dengan perlahan dan pasti menusukkan kontol besar itu ke memekku.
āOoohhh sayangā¦sempit sekaliā¦seperti punya perawanā¦aaahhh ā
Kontol itu masuk keseluruhan pak Lintang diam sejenak , menunggu agar memek basahku bisa menerima kontol yang besar itu.
āYah pakā¦iyahā¦iyahā¦terus pak ..terusā¦masukin yang dalam pak terusā¦ooohhhā
āSayang memek kamu nikmat sekaliā¦.memek kamu sungguh nikmatā¦aku akan entot kamu sayangā¦aku akan memuaskan kamuā oceh pak Lintang
āOoohhh pak terusin pakā¦kontol bapak besar dan nikmatā¦.oh yaā¦yah..yahā¦ā ceracauku diantara sodokan sodokan kontol pak Lintang.
Pak Lintang menarik kontol nya dan memintaku turun ke lantai yang beralaskan selimut, dia memintaku nungging. pak Lintang membungkukkan bandan nya dan menciumi pantat ku, kemudian dia melebarkan bongkohan pantatku. lidah pak Lintang menyapu anusku.
āAahhkkkā¦pakā¦ooohhhā¦.terus kan pakā¦iyahā¦jilati pak..ayo jilati terus anusku pakā
āEemmmā¦nikmat nya sayangā¦aku amat suka anus kamu yang indah iniā kata pak Lintang
Kemudian pak Lintang berdiri dan mulai menusuk nusuk kan kontol nya, kenikmatan tiada tara membawa aku meliuk dan bergoyang mengikuti sodokan demi sodokan dari kontol pak Lintang.
āAyo pakā¦yang keras pak..yang kerasā¦ooohhh ā¦aaahhhā
āPak aku mau keluar pakā¦aaahhhā¦ayo pak cepetan pakā¦yang kenceng pak terus pak sodok memek aku pakā¦entot yang kuat pak ā¦ayo pak.ā ceracau ku
āIya sayang aku juga mau keluarā¦aaahhhā¦ā
āPakā¦oooohhhhā¦.aaahhhh aku keluā¦ak..akuā¦akukeluar paaakā dengan hentakan keras ke belakangdan pak Lintang dengan hentakan keras kedepan aku merasakan seakan akan kontol itu menembus anusku.
āAaahhhhhhā¦ā¦..sayangā¦.ooooohhhhhā¦.oooohhhhhhā erang pak Lintang yang di iringi semburan hanggat di vaginaku.
kami berdua ambruk di lantaiā¦menikmati sisa sisa kenikmatan sorga dunia itu.


