Tetangga Toge Jablay
Cerita Dewasa Ā· 18+
Singkat cerita setelah melamar kerja kemana-mana, akhirnya keberuntungan memihak juga padaku. Aku diterima kerja di sebuah perusahaan bonafid, hanya saja jaraknya yg luar biasa jauh dari kediaman ku.
karena sudah tdk memungkinkan untuk bisa pulang pergi akhirnya akupun mengontrak sebuah rumah kecil, lumayan juga letaknya dekat kantor, dan suasananya pun nyaman.
Rumah kontrakan itu kepunyaan Ibu erni. Beliau punya 4 rumah kontrakan, salah satunya ditempati oleh anak kandungnya yg telah berkeluarga yaitu mbak nona.
Ibu erni, Mbak nona, dan Mas farhan yg merupakan suami dari mbak nona sangat ramah padaku. Tak jarang mereka membernikan makanan-makanan ke kontrakan ku, mereka benar-benar keluarga yg ramah.
Mbak nona dan Mas farhan adalah pasangan suami ā istri yg baru, kira-kira baru 3 tahun usia pernikahan.
Mas farhan punya usaha rumah service elektronik yg jaraknya cukup jauh dari tempat tinggal mereka. Namun mas farhan dan Mbak nona terpaksa tetap tinggal disana karena Ibu erni tdk ingin jauh dari anaknya, yaitu mbak nona.
Singkat cernita, suatu hari aku memilih cuti kerja karena badanku terasa pegal-pegal, mungkin karena terlalu ngejar lembur. Aku pun berniat ke warung untuk membeli balsem urut, dan didepan ada mbak nona sedang menjemur pakaian.
āmas aldo ga kerja?ā
āenggak mbak, badan saya pegel-pegel soalnya, lagi izin cuti.ā
Saat itu mbak nona memakai kaos longgar yg tipis, sehingga agak menjiplak sketsa bra yg ia pakai, belum lagi tetes-tetes air cucian yg membasahi bajunya, semakin menambah jelas guratan bra yg ia kenakan. Buat ukuran wanita sudah menikah dan punya anak balita, body mbak nona ini masih bisa dibilang menggairahkan.
āoh, mau dipijitin mas?ā
āwaduh! dipijitin !ā
āwah ga usah lah mbak, ga enak, saya beli balsem aja deh.ā
āsaya ada balsem mas, kalo mau nanti saya pijitin deh sehabis jemur pakaian ya.ā
Wah sepertinya niat-niat jahat sudah terkumpul di otak ku, aku terus membayangkan, bagaimana caranya nanti mbak nona memijat tubuhku sambil terus berlanjut memijit k0ntol ku ! hahahaha!
Selesai ia menjemur pakaian, ia pun segera menyambangi kontrakan ku. Akupun tanpa ragu segera melucuti pakaianku sambil terus memutar otak bagaimana pijat memijat ini bisa menjadi aktivitas yg ālebih menyenangkanā.
āmbak emang biasa mijitin si mas ya?ā
āah enggak juga mas, mas farhan mah jarang minta dipijitin, paling saya mas yg minta dia pijit-pijit hihihiā
wah, si mbak sudah mulai menjurus ā jurus nih fikirku.
āwah asik nih ye main pijit-pijitan, bikin bujangan ngiri aja si mbakā
āhihihi yaudah biar ga iri nanti mas aldo pijitin saya juga ya weeeeā
eaaaaaaa ! sudah semakin memancing ā mancing dia !
āah, saya sih mau aja, tapi nanti bisa-bisa ditempeleng mas farhan saya mbakā
āhihi ya jangan bilang-bilang mas, coba mas balikin badannyaā
aku kun membalikan badanku yg tadinya terlungkup menjadi terlentang, sementara mbak nona kini memijit dada dan perutku. Jujur saja, otong ku langsung berdiri ketika mbak nona lebih seperti mengelus-elus perut ku ketimbang memijit.
āmas, jeans nya buka aja, sekalian paha sama kakinya saya pijitā
āoke deh mbakā
Seperti sudah saling menernima sinyal masing-masing, aku pun tanpa malu melepas celanaku hingga tersisa tinggal celana dalam ku. Mbak nona pun terlihat serning mencuri-curi pandang ke arah k0ntol ku yg masih terbungkus CD. Aku sengaja terus menikmati pijatan dan sentuhannya agar otongku semakin tegap dan semakin membuat mbak nona salah tingkah.
Kepala mbak nona semakin menunduk mendekati k0ntolku. Sambil terus memijit pahaku dengan balsem, aku terus meikmati pijatan tangan lembutnya. Karena jarak kepala dan k0ntolku yg semakin dekat, sesekali ku angkat pinggulku agar menyentuh bibirnya, bukannya menghindar ia malah ikut menggesek2 k0ntolku dengan bibirnya. Ah! ini sih sudah kena, tinggal eksekusi saja!
āsebentar ya mas, saya cuci tangan dulu, kayaknya kalo mau mijitin yg itu ga bisa pake balsem, nanti panas, pake sabun lebih pas, hiihiā
Kena fikirku!
Seraya mbak nona berjalan kearah kamar mandi kontrakanku, aku sudah tak sabar lagi, langsung saja ku ikuti dia dan ku peluk dari belakang.
āemhh, masssā
ku geraygi payudaranya yg montok, tangan ku yg satunya meraba kearah memeknya. Ternyata memeknya sudah basah sejak tadi. Terasa bulu-bulu kasar menghiasi memek nya. Kubalikan badannya kulumat habis bibirnya.
āmbak jangan bilang-bilang mas farhan ya, mbak juga mau kan?ā
āiya mas,hmmhhh hmmmmmhhhā
Dikamar mandi kecil itu kulucuti semua pakaian mbak nona hingga ia terlanjang bulat, kujilati payudara dan putingnya, kuplintir-plintir sampai dia merem melek. semakin turun ke bawah, tak luput memek yg dikelilingi bulu-bulu jembut nya pun ku jilati.
āahhhhh, emmmhhhhhā
Terlihat sekali mbak nona menikmati permainanku. Ia langsung menarik badanku dan melucuti CD yg kupakai. Tanpa basa basi dia kulum habis k0ntolku yg sudah menegang merah. Nikmat sekali kuluman mbak nona ini, pasti mas farhan ga bosan-bosan ML sama mbak nona.
Aku lalu duduk di pinggirian bak mandi, ku angkat badan mbak nona.
āmbak aku masukin aja langsung ya?ā
āiya mas, ayoā
tanpa kesulitan, dengan sekali gerakan k0ntolku habis ambles di memek mbak nona yg lembab. Sambil terus menggoyang goyangkan k0ntolku didalam liang kenikmatannya, aku pun terus mencumbu punduk mbak nona yg putih harum.
āahh ahhh ahhhā.
sekitar 10 menit kami habiskan di kamar mandi, terlihat wajah mbak nona sudah klimaks tapi aku tdk ingin cepat-cepat mengakhiri semua ini. ku gendong dia ke kasur dan kulanjutkan permainan kami.
Dikasur kami habiskan lebih dari 3 gaya, aku tak peduli mbak nona sudah mengerang-erang menyerah karena permainan ku yg maksimal. Aku terus memo,pa k0ntolku di memeknya tanpa ampun.
āahh mass, aku udah ga kuat massssss, ahhhhhhā
Mbak nona sudah 2 kali klimaks, sedangkan aku masih kokoh bertahan dan mengoyak ngoyak memek nya yg sepertinya belum pernah mendapatkan kenikmatan ini sebelum nya.
Akhirnya di klimaks nya yg ketiga, kami bersamaan mencapai puncak kenikmatan. dengan dahsyat ku roketkan spermaku didalam memek mbak nona.
āahhhhhhhhhhā
Kami pun terkulai lemas di kaskur kontrakan kecil itu.
Sejak kejadian itu, jika aku kerja shift 3 selalu kusempatkan ML dengan mbak nona dipagi hari. tak terhitung entah sudah berapa kali kami ML. Kini mbak nona tengah mengandung seorang anak lagi, entah itu buah percintaan dari Mas farhan atau dari aku.


